Press "Enter" to skip to content

The Unholly

Iblis selalu menampakkan dalam wujud yang menarik pandangan tiada lain membawa manusia menuju jurang kesesatan. Seperti itulah mungkin pesan yang saya tangkap setelah menonton film The Unholly. Film yang mengangkat tema tentang penampakan sosok suci ini menjadi salah satu tontonan yang mestinya apik dan bisa disejajarkan dengan Conjuring universe kalau saja..

Plot

Film dibuka dengan scene tahun 1845 dimana seorang perempuan yang diduga sebagai penyihir sedang dihakimi oleh sekelompok orang. Salah satu dari mereka lalu memakaikan sebuah topeng secara paksa lalu membakar perempuan tersebut. Ditengah erangannya, tampak seorang pendeta mendoakan sambil menggenggam sebuah boneka ditangannya. Selanjutnya? Saya persilahkan anda ambil kesimpulan sendiri. Adegan lalu beralih kemasa sekarang, dimana seorang jurnalis Gerry Fenn (Jeffrey Dean Morgan) yang sedang meliput sebuah berita di kota Banfield, Massachusetts. Gerry sendiri adalah mantan jurnalis yang kemudian menjadi freelance dengan imbalan upah setiap artikelnya. Secara sengaja ia menghancurkan sebuah boneka kern yang ia temukan di dekat sebuah pohon.  

Pohon keramat

Mukjizat

Disuatu malam diperjalanan, Gerry berpapasan dengan seorang anak perempuan yang sedang berbicara dengan sebuah pohon. Pohon dimana ia menemukan boneka yang dihancurkannya tadi. Sesaat setelahnya, anak perempuan itu lalu tak sadarkan diri. Gerry membawanya ke sebuah gereja yang tak jauh dari lokasi. Anak perempuan yang diketahui Bernama Alice (Cricket Brown) itu adalah keponakan dari Hagan (William Sadler) seorang pastor pemimpin gereja setempat. Lewat seorang dokter, Alice adalah seorang difabel, padahal Gerry mendengar Alice bisa berbicara dengan jelas.

Alice saat berbicara dengan sebuah pohon

Keesokan harinya Alice mengejutkan warga setempat dengan berbicara dan mengatakan bahwa dia telah disembuhkan oleh Bunda Maria. Kabar ini terdengar hingga ke Gereja Katolik yang kemudian mengirim Monsignor Delgarde (Diogo Morgado) dan Uskup Gyles (Cary Elwes) untuk menyelidiki klaim tersebut. Lewat curhatnya ke Gerry, Alice mengatakan bahwa saat ia berdiri di depan pohon, sebenarnya sedang berbicara dengan sosok yang bernama Mary. Awalnya Hagan curiga akan kejadian yang dialami Alice. Apalagi ia termasuk orang yang beranggapan dibalik setiap keindahan sesuatu sebenarnya iblis sedang berada disekitarnya. Anggapannya berubah setelah Alice berhasil menyembuhkan penyakit emfisemanya yang selama ini ia derita.

Be careful who you pray to

The Unholly

Kebenaranpun tersingkap

Pada suatu waktu, Hagan menemukan sebuah buku yang merinci tentang kejadian penghakiman pada tahun 1845. Belum sempat ia memperingatkan orang-orang, Mary menyerangnya dan tubuhnya ditemukan tergantung di gereja. Atas kejadian ini Uskup Gyles meminta Gerry untuk merahasiakan bunuh diri Hagan dan kematiannya dinyatakan sebagai suatu kecelakaan.

Gerry berkawan dengan Natalie (Katie Aselton), dokter yang selama ini menangani Alice. Mereka berdua akhirnya menemukan informasi yang ditemukan oleh Pastor Hagan perihal kematian Mary Elnor (Marina Mazepa) yang menjual jiwanya kepada iblis untuk mendapatkan hidup dan kekuasaan yang kekal. Iblis akan mengizinkan setiap keturunan Mary untuk melakukan sesuatu, termasuk salah satunya mukjizat sehingga banyak orang yang akan menjadi pengikutnya. Alice adalah salah satu keturunannya. Informasi yang didapat Gerry ini mengejutkan Monsignor Delgarde dan Uskup Gyles, apalagi Alice akan mengadakan kebaktian yang akan dihadiri oleh banyak orang. Uskup Gyles memilih untuk merahasiakan karena kejadian yang telah dialami Alice ini secara tidak langsung sebenarnya menarik orang untuk kembali ke gereja. Ia lantas memperingatkan Gerry bahwa akan ada yang menjadi korban apabila Gerry mengungkapkan kebenaran.

For where God built a church, the devil would also build a chapel

Martin Luther

Delgarde, Gerry dan Natalie, mencoba untuk menghancurkan kekuatan Mary. Namun, usaha tersebut gagal hingga mengakibatkan ia tewas.

Kembali seperti sediakala

Saat kebaktian dimulai, Alice mendesak semua orang untuk berikrar kepada Mary tiga kali. Sebelum yang ketiga kalinya diucapkan, Gerry menghentikannya dan mengungkapkan bahwa semua mukjizat yang ada hanyalah tipuannya untuk mencari berita sensasi. Natalie meyakinkan Alice bahwa Mary yang dianggap sebagai Bunda Maria itu adalah sosok iblis yang pura-pura menjelma. Seketika itupula pohon terbakar, Mary pun muncul dalam wujud aslinya lalu membakar Uskup Gyles sebelum mencoba membunuh Gerry. Alice lantas mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan hidup Gerry. Tak lama Mary pun menghilang, musnah karena ulah dari salah satu keturunannya sendiri. Gerry yang berhasil selamat, berdoa kepada Tuhan untuk menyelamatkan nyawa Alice. Doa pun dikabulkan. Alice hidup kembali akan tetapi kembali menjadi bisu dan tuli seperti sediakala. Begitu pula yang terjadi pada semua orang yang telah disembuhkan oleh Alice.

Wujud asli Marie Elnor

Konklusi

Film Unholly ini sebenarnya bisa disejajarkan dengan Conjuring Universe kalau saja diolah dengan baik oleh sang sutradara. Sayangnya isi memang tidak selalu sesuai dengan kemasan. Di awal memang terlihat meyakinkan, sosok yang misterius hingga terungkap dipertengahan. Visualisasi sosok yang diduga sebagai Bunda Maria ini, mohon maaf, seperti matahari yang bersinar di Teletubbies. Walau beberapa scene masih sempat menaikan tensi adrenalin, namun kalau dilihat dari sisi efek, CGInya masih terlihat sekelas sinetron Indonesia. Bisa jadi yang menjadi pertimbangan adalah budget. Tapi sekelas Sam Raimi selaku produsernya, hmm…

Pada akhirnya The Unholly hanya menjadi sebuah film horor kebanyakan. Dirahasiakan diawal, diungkapkan di pertengahan dan dimusnahkan di akhir. Pesan lain di film Unholly ini adalah belajar untuk tidak langsung mempercayai sesuatu yang tampak memukau. Saya juga bisa mengenal sosok Marina Mazepa setelah penampilannya di America’s Got Talent 2019 silam.

Director: Evan Spiliotopoulos
Writers  : Evan Spiliotopoulos, James Herbert
Stars       :  Jeffrey Dean Morgan, Cricket Brown, William Sadler
Horor, thriller
PG-13  
1:39  
2021
 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!