Press "Enter" to skip to content

Mengajukan Permohonan Perpanjangan SIM

Mekanisme permohonan perpanjangan SIM di Indonesia bisa saya bilang lebih mudah dibandingkan saat kita memohon untuk penerbitan SIM untuk pertama kalinya. Sebagai contohnya adalah tes mengemudi ditiadakan untuk perpanjangan SIM ini. Permohonan ini buat sya adalah untuk yang ketiga kalinya ditempat yang sama. Namun demikian, ada beberapa perbedaan yang saya rasakan ketika memohon perpanjangan ini. Dapat saya maklumi, dikarenakan selama masa pandemi Covid berlangsung segala tata cara apapun itu berubah.  Apa saja perbedaannya? Berikut saya akan jelaskan secara singkat.

Mekanisme

Tahapan proses permohonan perpanjangan Surat Izin Mengemudi
  1. Pemohon menyerahkan fotocopy beserta KTP & SIM asli untuk mendapatkan formulir permohonan perpanjangan SIM pada loket registrasi.
  2. Setelah mendapat formulir permohonan perpanjangan SIM, proses selanjutnya ialah mengisi formulir tersebut dengan lengkap dan benar yang selanjutnya diserahkan kembali ke loket registrasi. Untuk tata cara pengisian formulir dapat dilihat pada contoh di dekat meja tulis di samping gerai. Pemohon menyerahkan kembali formulir permohonan perpanjangan ke loket registrasi.
  3. Menunggu dipanggil untuk pemotretan dan pendaftaran sidik jari. Ruang pemotretan terletak persis disebelah gerai. Pastikan untuk selalu memakai masker.
  4. Setelah pemotretan dan pendaftaran sidik jari tunggu di luar untuk dipanggil kembali. SIM yang telah jadi dapat diambil di loket dengan membayar biaya permohonan perpanjangan.

Seperti itulah proses permohonan perpanjangan SIM roda dua yang saya lakukan di gerai Samsat Blok M Square kemarin. Jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, proses permohonan perpanjangan kali ini bisa dibilang cukup memakan waktu lama.  Salah satu penyebab lamanya adalah saat ingin mendapatkan formulir, pemohon diharuskan mencatat namanya terlebih dahulu secara kolektif berbarengan dengan pemohon-pemohon lain.

Seperti inilah tampilan SIM sekarang. Identitas asli sengaja disamarkan demi keamanan.

Pakai sistem kolektif

Bagaimana dengan mereka yang datang terlambat? Bagi mereka  yang datang terlambat masih bisa mencatat nama di kertas tersebut, kok.  Dengan sistim kolektivitas ini menurut saya malah menjadikan proses menjadi semakin lambat karena semua dilakukan menunggu hingga terpenuhi kuota yang tidak ada standarnya. Bisa sepuluh, dua puluh, atau bisa juga lebih dari itu.

Total biaya permohonan perpanjangan adalah sebesar Rp 130,000. Rp 75,000 untuk biaya penerbitan. Rp 30,000 serta sisanya untuk biaya pemeriksaan kesehatan..

Sedikit saran dari saya, pastikan selalu menyiapkan berkas-berkas dengan lengkap. Uang permohonan perpanjangan sebesar Rp 130,000. Foto copy KTP dan SIM masing-masing sebanyak 2 lembar. Pastikan juga membawa KTP dan SIM aslinya ya. Terakhir, sabar-sabar sedikit sewaktu pemotretan dan pendaftaran sidik jari, karena ada beberapa kasus jari yang tidak bisa di register. Entah karena sensor mesin yang bermasalah atau mungkin jarinya yang bermasalah. Biasanya hal-hal seperti ini bisa menjadikan siapa saja menjadi stress, termasuk  para petugasnya.

 

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *