Press "Enter" to skip to content

Castle Rock – Season Two

Seorang anak perempuan berlari tergopoh-gopoh menyusuri hutan dengan pakaian yang berlumuran darah sembari menenteng sebuah kotak kardus yang bertuliskan Ravening Angel disebelah kirinya. Sejenak ia berhenti melihat disekelilingnya.  Terdengar suara air yang mengalir deras, ia pun memutuskan untuk menuju ke arah suara yang ternyata sebuah sungai. Sesampainya di pinggir, ia duduk berlutut meletakan kotak yang dibawanya tadi.

Bruuk! Kotak itu bergerak.

Itulah sekelumit adegan pembuka dari serial Castle Rock di musim kedua ini.

Plot

The River Runs to Castle Rock

Amy Wilkes (Lizzy Caplan) adalah perempuan yang memiliki ketergantungan obat penenang.  Berbekal pengetahuan medis yang pernah didapatnya dari sang ibu, ditemani anak perempuannya Joy (Elsie Fisher) mereka berpetualang dari satu kota kekota lain. Petualangan mereka berujung hingga sampai ke Castle Rock. Amy dan Joy terpaksa bermalam di sebuah penginapan milik Ace Merril (Paul Sparks) setelah kendaraan mereka mengalami kecelakaan. Ace merupakan keponakan dari Pop Merril (Tim Robbins). Kelak, Pop lah yang menjadi ahli sejarah segala permasalahan yang sedang berkecamuk di kota Castle Rock ini.

Abdi, Nadia dan Pop

Pop juga mengadopsi Abdi (Barkhad Abdi) dan Nadia (Yusra Warsama) dari Somalia. Hubungan kedua anak angkat ini mengalami konflik dengan Ace. Hal ini dikarenakan pembagian jatah lahan yang diperuntukkan orang-orang Somalia sesuai janji Pop pada Abdi, padahal saat itu Ace memegang kendali semua pertokoan di kota tersebut. Konflik Ace juga melibatkan Amy dan Joy yang mengetahui rencana Ace untuk menghabisi Abdi. Alhasil, demi menyelamatkan Joy dari ancaman Ace, Amy terpaksa menghilangkan nyawanya dan menguburkan jasadnya di lahan proyek milik Abdi.

Saat menguburkan jasad Ace, Amy terperosok kedalam sebuah ruangan yang penuh dengan peti mati. Dengan bergegas, Amy melarikan diri dari ruangan tersebut, dan tanpa disadarinya, jasad Ace ditarik oleh suatu kekuatan yang menghidupkan Ace kembali.   

Peran Lizzy Caplan sebagai Amy setelah film Now You See Me

Para penyihir

Hilangnya Ace, membuat kekhawatiran Pop. Ia juga mencurigai telah terjadi sesuatu terhadap Ace yang melibatkan Amy, karena dialah orang terakhir yang bertemu Ace. Kecurigaannya lantas hilang ketika Ace muncul dan bertemu dengannya. Ace juga menemui Amy yang ketika itu sedang kalut akibat perbuatannya kepada Ace. Kekalutannya semakin bertambah saat Ace berada didekatnya dalam keadaan segar bugar. Dengan sikap sopan, Ace mencoba untuk menenangkan Amy dan berusaha untuk melupakan kejadian yang lalu yang saat itu tengah mabuk.

Amy mencurigai dibalik keramahan Ace tersebut, dan benar saja kecurigaannya terbukti setelah mengetahui rencana busuk Ace untuk menghidupkan kembali mayat-mayat  yang berada di peti mati.

Jerusalem Lot

Sejarah kelam Jerusalem Lot adalah hal yang tidak bisa dilupakan oleh Pop Merril di Castle Rock. Kala itu sekelompok penyihir membakar rumah ibadah beserta para pendetanya dan mengangkat seorang nabi atas bisikan sosok malaikat. Cerita yang diceritakan secara turun temurun itu hanya diketahui oleh orang-orang tertentu saja. Pop juga mengetahui, bahwa sosok malaikat itu pernah muncul kembali di kota hingga seorang kepala lapas menahannya di sebuah penjara.  Lewat surat yang pernah ia terima dari kalapas tersebut, ia akhirnya menyadari bahwa telah terjadi sesuatu yang tidak beres di Castle Rock.

Satu persatu penduduk Castle Rock diculik, dibunuh dan dihidupkan kembali dalam keadaan tercuci otaknya. Ace sebagai ketua sekte tersebut merencanakan menculik Joy untuk menghidupkan kembali Amity, sang nabi untuk memimpin Jerusalem Lot kembali. Pada satu kesempatan, Pop berhasil dijadikan pengikut oleh Ace, namun berkat kecerdikannya berhasil mengelabui mereka.

Malaikat pemburu

Menjelang perayaan, Ace dan para pengikutnya mengadakan upacara resuruksi untuk Amity dengan Joy sebagai korbannya. Mengetahui hal tersebut, Amy bergegas untuk mendapatkan Joy kembali, apalagi ia berhasil meyakinkan Nadia dan Abdi bahwa satu-satunya cara untuk menyadarkan para pengikut Ace tersebut adalah dengan cara memusnahkan ruangan yang penuh dengan peti mati tersebut. Dengan bantuan Pop pula, akhirnya ruangan tersebut musnah akibat ledakan walau pada akhirnya ia harus mengorbankan dirinya sendiri untuk tewas bersama dengan Ace.

Berkat tiga kata ini ibu dan anak akhirnya bertemu

Castle Rock lambat laun mulai pulih. Warga pun mulai menjalani rutinitasnya seperti biasa lagi, termasuk juga Amy dan Joy. Amy kembali berpetualang untuk mencari tempat bernama The Laughing Place, dengan atau tidak bersama Joy.

Konklusi

Dibandingkan musim pertama, di musim kedua ini memang banyak perubahan terjadi. Karakter Amy yang digambarkan sebagai perempuan schizo sangat pas untuk dijadikan karakter utama. Terus terang saja, seandainya tidak ada warna-warna kengerian di episode-episodenya, saya cenderung mengkategorikan serial ini sebagai drama to’, karena sebagian besar episodenya berhasil memancing emosi para penonton. Seperti kilas balik Amy remaja, ketika masih tinggal bersama kedua orang tuanya. Ikatan antara dirinya dengan sang ayah yang selalu membimbingnya walau dengan segala keterbatasan Amy ngena banget ! Satu hal yang saya acungi jempol untuk Stephen King adalah ia berhasil menciptakan multiverse nya sendiri yang menurut saya membawa warna lain film-film bergenre sejenis.

Creators  : Sam Shaw, Dustin Tomasson 
Stars        : Lizzy Caplan, Elshie Fisher, Tim Robbins, Bill Skarsgård
Based on : Stephen King 
Drama, Psychological, Horror 
13+ 1 hour 
2019
 

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!